mtshasanuddinpare@gmail.com 6282162682195
Pengimbasan Literasi: Warga MTs Hasanuddin Pare Belajar dan Berbagi Praktik Baik
Akademik 30 September 2026 Administrator 93 dibaca

Pengimbasan Literasi: Warga MTs Hasanuddin Pare Belajar dan Berbagi Praktik Baik

Pare, Kediri — Semangat membangun budaya literasi terus digaungkan di lingkungan pendidikan. Hal tersebut tampak dalam kegiatan Pengimbasan Literasi yang diikuti oleh warga MTs Hasanuddin Pare sebagai bagian dari upaya memperkuat gerakan literasi di lingkungan madrasah.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Para peserta didik, guru, dan warga madrasah terlihat antusias mengikuti kegiatan yang mengangkat tema literasi serta pengembangan budaya membaca dan berkarya.

Mendorong Budaya Literasi di Madrasah

Pengimbasan literasi menjadi salah satu langkah penting dalam menyebarluaskan praktik baik dalam pengembangan budaya literasi. Melalui kegiatan ini, warga MTs Hasanuddin Pare mendapatkan kesempatan untuk memperoleh wawasan, inspirasi, serta pengalaman mengenai berbagai kegiatan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan budaya literasi di madrasah.

Literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis. Lebih dari itu, literasi menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan peserta didik untuk memahami informasi, berpikir kritis, berkomunikasi, berkreasi, dan menghasilkan karya.

Belajar dari Praktik Baik

Dalam kegiatan tersebut, semangat berbagi praktik baik menjadi salah satu bagian penting. Pengalaman dan inovasi dalam pengembangan literasi diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi warga MTs Hasanuddin Pare untuk terus mengembangkan kegiatan literasi sesuai dengan kondisi dan potensi madrasah.

Keterlibatan guru dan peserta didik secara bersama-sama juga menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan madrasah yang mendukung tumbuhnya budaya literasi.

Penguatan Gerakan Literasi Nasional

Pada banner kegiatan tercantum bahwa MTs Negeri 1 Kediri merupakan nominator Sekolah Aktif Literasi Nasional 2026 serta terkait dengan IGINOS (Ikatan Guru Inovator dan Penggerak Literasi Nasional).

Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk berbagi semangat dan praktik baik literasi kepada madrasah lain. Bagi warga MTs Hasanuddin Pare, kegiatan pengimbasan ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk semakin aktif mengembangkan berbagai program literasi di lingkungan madrasah.

Bersama Membangun Madrasah Literat

Budaya literasi membutuhkan keterlibatan seluruh warga madrasah. Guru berperan sebagai penggerak dan teladan, sementara peserta didik menjadi bagian utama dalam menciptakan budaya belajar yang aktif dan kreatif.

Melalui kegiatan Pengimbasan Literasi, warga MTs Hasanuddin Pare diharapkan semakin termotivasi untuk menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari di madrasah.

Dari berbagi praktik baik, tumbuh inspirasi. Dari budaya literasi, lahir generasi yang gemar belajar, berpikir kritis, kreatif, dan berkarya.

Tags: madrasah hasanuddin mts mts hasanuddin pare pembinaan literasi

Komentar (0)

Tulis Komentar
Komentar akan dimoderasi sebelum tayang.